Cerita TA, part 1
Udah bulan Januari 2012 lagi, berarti harus mulai kerja keras buat nyelesein Tugas Akhir gw. So, my topic is on quantum computing, particularly about Quantum Repeater Network. Topiknya bisa dibilang rada berat, especially karena gw bukan dari major Physics dan belum pernah ngambil mata kuliah tentang Quantum Physics juga, jadi harus banyak baca-baca deh.
Buku tentang quantum computing yg gw baca adalah Quantum Computing: From linear algebra to Physical Realizations. Bukunya cukup bagus, cuman tetap aja cukup rumit karena di quantum mechanics banyak make linear algebra. Niatnya gw, mau nerusin baca buku ini dulu abis itu baru mau konsul ke dosen ahlinya yang ada di univ lain.
Mudah-mudahan ta gw ini lancar dan bisa menghasilkan sesuatu bwt ilmu pengetahuan, amin..
Struktur Data List
Terdapat beberapa jenis struktur data, di antaranya yang saya ketahui:
1. List
2. Queue (antrian)
3. Stack
4. Pohon
Pada tutorial ini, akan dibahas mengenai struktur data List, khususnya list linier.
Berdasarkan buku yang saya baca, yaitu(Diktat Struktur Data,oleh Inggriani Liem), list linier adalah sekumpulan elemen bertipe sama (seperti array), yang mempunyai keterurutan tertentu, dan setiap elementnya terdiri dari dua bagian, yaitu informasi elemen dan alamat suksesornya(next elemennya).
Keuntungan dari menggunakan list antara lain:
-penggunaan memori yang dinamik, sehingga penggunaan memori dapat diatur untuk menghematnya
-kesederhanaan pada proses insert ataupun delete suatu elemen
Alamat elemen pertama dari suatu list L, dapat diacu dengan First(L).
Nilai yang dibawanya dapat diacu dengan info(P)
Jadi, menurut saya, sebenarnya List tuh sama aja dengan array biasa, tapi alokasi memori dari tiap elemennya adalah secara dinamik dan suksesor dari suatu elemen cukup fleksibel, dapat kita tentukan sendiri.
Berikut ini contoh sederhana, implementasi List di C:
Source code-nya dibagi menjadi 3 file, yaitu file header(.h),implementasi(.c), dan driver-nya(.c)
Berikut ini adalah source code untuk header-nya
/* by: darkkhuwarizmi
namafile: list1.h
deskripsi: mendefinisikan tipe data list
*/
Belajar C
////////////
///
/// – tutorial
///
///
////////////
Pada tutorial ini, diberikan penjelasan singkat tentang tipe data di C, dasar-dasarnya, dan kita juga akan membuat program sederhana yang berguna untuk mengenkripsi suatu pesan.
1.Tipe data
Tipe data di C, seperti pada bahasa2 lainnya, ada:
Tipe bilangan bulat yg sering digunakan:
- int
-long int
Tipe bilangan yang mengandung desimal:
-float
-double
Tipe lainnya:
-char
-unsigned char
Pada bahasa C tidak ada tipe string, tapi gunakan array of character, contoh:
char nama_variabel[ukuran]
2.Dasar-dasar Bahasa C
Anda dapat menggunakan DevCpp untuk belajar C, silahkan download di http://www.bloodshed.net/devcpp.html.
Atau bisa juga install library MinGW, cara nginstall-nya cari di google.com
Output ke layar
Untuk menuliskan sesuatu ke layar ketikkan:
printf(“Hallo”); //menampilkan tulisan Hallo ke layar
atau jika mengandung variabel, misalnya hasil perhitungan:
printf(” Hasil kali 5 dengan 12 adalah %d “,hasil); // dengan hasil = 5*12;
Pada perintah di atas dituliskan %d, ini adalah format keluaran untuk variabel dengan tipe int, untuk tipe yang lainnya:
%c char
%f long int
%f float
%s array of char, atau pada bahasa pascal dinamakan string
%lf double
contoh lain:
printf(“”);
Prosedur & Fungsi di Pascal
Prosedur dan fungsi dibuat agar pengerjaan suatu program menjadi lebih mudah dan lebih terorganisir. Dengan adanya fungsi maupun prosedur, pelacakan kesalahan(debugging) pun akan lebih mudah dilakukan.
Prosedur dan fungsi sebenarnya tidak jauh berbeda, prosedur bisa dibilang sebagai fungsi yang tidak mengembalikan nilai. Hasil penghitungan dari prosedur biasanya disimpan pada parameter output prosedur tersebut.
Berikut ini beberapa contoh prosedur dan fungsi:
1.Hitung Luas Segitiga
procedure HitLuasSegi3ver1(alas:real;tinggi:real;var luas:real);
{prosedur untuk menghitung luas segitiga, dengan parameter masukan alas dan tinggi, serta parameter keluaran luas}
begin
luas:= alas*tinggi/2;
end;
atau bisa juga:
procedure HitLuasSegi3ver2;
{prosedur untuk menghitung luas segitiga, dengan parameter masukan alas dan tinggi, serta parameter keluaran luas}
var
luas:real;
begin
write(“Alas : “);readln(alas);
write(“Tinggi: “);readln(tinggi);
luas:=alas*tinggi/2;
writeln(“Luas segitiga adalah”,luas);
end;
Jadwal Kuliahku(sementara)
EL2093 Rangkaian Elektrik 04 3 Sugihartono (130528321)
17 – 7610 – Kuliah
37 – 9303 – Kuliah
38 – 9303 – Kuliah
Sistem Digital 03 3 Mohamad Anis Rosidi (131473907)
27 – 9214 – Kuliah
28 – 9214 – Kuliah
410 – 9132 – Kuliah
EL2193 Praktikum Rangkaian Elektrik 01 1 Amy Hamidah Salman (131126957)
211 – 9021 – Kuliah
EL2195 Praktikum Sistem Digital 01 1 Yusuf Kurniawan (999086503)
311 – Tvst B – Kuliah
ET2091 Struktur Diskrit 01 3 Nana Rachmana Syambas (131473905)
110 – 9026 -
111 – 9026 -
39 – 9018 -
IF2031 Algoritma & Struktur Data 01 3 Masayu Leylia Khodra (999023508)
15 – 7609 – Kuliah
16 – 7609 – Kuliah
54 – 7609 – Kuliah
KU2071 Pancasila dan Kewarganegaraan 08 2 Ronny Hendrawan (131414802)
45 – 9021 – Kuliah
46 – 9021 – Kuliah
MA2072 Matematika Teknik I 05 3 L Hari Wiryanto (131572235)
27 – 9022 – Kuliah
57 – 9223 – Kuliah
58 – 9223 – Kuliah
Teknik Telekomunikasi
Yeah….. hu…….
Akhirnya nulis lagi…,
setelah nulis postingan2 yang cukup serius so far, gw mulai detik ini kayaknya bakalan mulai nulis-nulis yang kagak penting.. hehe…
By the way, Alhamdulillah setelah masuk STEI ITB, tadi gw udah dapet pengumuman yang isinya memerintahkan gw untuk melanjutkan perjalanan ke teknik telekomunikasi …..
Mudah-mudahan gw bisa jadi telecommunication engineer yang sukses… kita kalahkan Telkomsel… hehe…(paling ntar abis lulus malahan kerja di Telkomsel)
‘Tepi Luar Angkasa’
sumber: sciencedaily.com(April 10,2009)
Dari mana luar angkasa dimulai? Ilmuwan di Universitas of Calgary telah membuat sebuah alat yang dapat melacak transisi antara angin di atmosphere yang relatif gentle(halus/tenang kali ye..) dengan aliran partikel-partikel bermuatan di luar angkasa yang lebih violent(lebih cepet maksudnya) — alirannya dapat mencapai kecepatan hingga 1000 km/jam!!
Data yang diperoleh dari alat yang didesain oleh U of C yang dikirimkan ke luar angkasa lewat peluncuran NASA, sekitar 2 tahun lalu ini dapat menunjukkan apa yang disebut dengan ‘tepi luar angkasa’: perbatasan antara atmosphere Bumi dengan luar angkasa.
Dari data tersebut, ilmuwan U of C mengonfirmasi bahwa daerah luar angkasa dimulai dari 118 Km di atas permukaan bumi.
Antimateri
Untuk setiap particle yang kita ketahui terdapat di alam ini, kita dapat membuat antiparticle. Setiap particle dari antimateri memiliki massa yang sama dengan kembarannya(yaitu matteri), tetapi partikel-partikel tersebut memiliki muatan listrik dan karakterikstik magnetic yang berlawanan.
Contohnya, Antiparcticle dari elektron adalah partikel bermuatan positive yang dinamakan positron. Positron memiliki massa yang sama dengan electron tapi muatan listriknya positif. Antinuclei, terdiri dari antiproton dan antineutron dan dikelilingi oleh positron, dapat membentuk antiatom.
Ketika sebuah parcikel bertabrakan dengan antipartikel nya, massa dari keduanya diubah semuanya menjadi energy(sebuah proses yang disebut annihilation). Kedua Partikel tadi menghilang, dan artinya energy tersebut muncul sebagai partikel-partikel yang bergerak dengan sangat cepat dan sebagai radiasi elektromagnetik.
Walaupun antimatteri sangat langka di alam ini, antimatter secara rutin dihasilkan pada particle accelerator.Di situ, Proton ataupun electron berenergi tinggi ditembakkan pada target nuclear, dan energy dari partikel tersebut diubah menjadi partikel dan antipartikel lainnya dalam jumlah yang sama banyak.
Gravitasi dan Tulang, di luar angkasa

Gravitasi dan Tulang :Apa jadinya kalo kita tinggal di planet lain?
Planet-planet yang ada pada system tata surya kita terdiri dari planet-planet yang massanya berbeda-beda, dari Pluto yang massa nya Cuma 1/500 dari massa bumi, sampe Jupiter yang massanya 317 kali lebih berat dari bumi. Akibatnya, gaya gravitasi di permukaan dari masing-masing planet tersebut berbeda-beda juga. Kamu bakal memiliki berat bedan sedikit lebih kecil di Pluto, tapi beberapa kali lebih besar di Jupiter.
Pada manusia, tulang pada kerangka tubuhnya men- support berat badan kita. Tulang bukanlah material yang kaku(rigid) seperti beton/semen, melainkan fleksibel dalam merespon keadaan di sekitarnya. Tulang secara terus-menerus membangun kembali(rebuild) dirinya sendiri, mengganti mineral yang kaya calcium yang membentuk struktur tulang yang solid ini. Kita dapat membayangkan aktivitas yang berlangsung pada tulang dengan menganalogikannya dengan pemodelan ulang sebuah rumah. Pertama, material yang telah tua dibuang(proses yang dinamakan resorption), kemudian material baru ditambahkan. Jika terdapat tulang yang terpengaruh oleh tegangan(stress) yang tidak biasa, sebagai response terhadap keadaan ini, tulang itu akan secara perlahan-lahan menambah massanya ataupun menguranginya.
Recent Comments